Transformasi Disiplin SMAN 12 Kupang: Kepsek Arifin Dasi Sosialisasikan Budaya 5S dan Presensi Digital

Kepala SMAN 12 Kupang Mempresentasikan Inovasi Budaya 5S dan Absensi Berbasis Barcode

KUPANG, Jumat (9/10/2026) – Dalam upaya mewujudkan lingkungan pendidikan yang berkarakter dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, Kepala SMA Negeri 12 Kupang, Bapak Arifin Dasi, S.Pd., Gr., menggelar kegiatan diseminasi program kerja strategis sekolah. Pemaparan ini berfokus pada dua pilar utama: penguatan etika melalui Budaya 5S dan modernisasi sistem kehadiran siswa.

Berdasarkan paparan yang disampaikan, program ini mengusung tema "Peningkatan Karakter dan Etika Budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) Berbasis Keteladanan Pendidik dan Optimalisasi Absensi Barcode di SMA Negeri 12 Kupang". Inisiatif ini merupakan bagian integral dari Rancangan Proyek Transformasi Kepemimpinan Sekolah dalam rangka Pelatihan BCKS 2026

Penguatan Karakter melalui Budaya 5S Dalam presentasinya, Bapak Arifin Dasi menekankan bahwa pendidikan tidak hanya sebatas transfer ilmu pengetahuan akademik, tetapi juga pembentukan moral dan akhlak. Program Budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) dirancang untuk membiasakan interaksi yang positif dan saling menghargai di lingkungan sekolah. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada keteladanan para pendidik dan tenaga kependidikan sebagai figur utama yang dicontoh oleh para siswa.

Digitalisasi Melalui Absensi Barcode Selain aspek karakter, pemaparan ini juga menyoroti inovasi di bidang kedisiplinan melalui optimalisasi absensi berbasis barcode. Langkah digitalisasi ini diambil untuk:

  • Meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan kehadiran siswa setiap harinya.
  • Meminimalisir tingkat kecurangan atau manipulasi data presensi.
  • Mempermudah pemantauan oleh pihak sekolah sekaligus memberikan transparansi laporan kedisiplinan kepada orang tua atau wali murid.

Diseminasi ini diharapkan dapat menyatukan visi seluruh elemen sekolah—mulai dari guru, staf, hingga komite sekolah—untuk bersama-sama menyukseskan program kerja tersebut. Dengan perpaduan antara penanaman nilai-nilai karakter tradisional (5S) dan pemanfaatan teknologi modern (Absensi Barcode), SMA Negeri 12 Kupang optimistis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara kognitif, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi dan kedisiplinan yang kuat.


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin