Inovasi Pembelajaran Sains: Guru Kimia SMAN 12 Kupang dan
Dosen UNWIRA Kolaborasi Penyusunan Buku Praktikum Berbasis Budaya Lokal NTT
Kupang – Upaya memperkaya metode pembelajaran sains
kontekstual terus digencarkan. Guru mata pelajaran Kimia SMAN 12 Kupang bersama
dosen Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA)
Kupang resmi menyelesaikan penyusunan buku praktikum kimia berbasis potensi dan
budaya lokal Nusa Tenggara Timur (NTT).
Karya kolaboratif ini disusun bersama oleh tim dosen UNWIRA,
yaitu Dra. Theresia Wariani, M.Pd. dan Vinsensia H. B. Hayon, S.Pd.,
M.Pd.Si., berkolaborasi dengan guru kimia SMAN 12 Kupang, yaitu Yakomina
F. Demang, S.Pd., Gr. dan Arlent C. Makelab, S.Pd.Gr
Buku praktikum inovatif ini dirancang khusus untuk
menjembatani teori-teori kimia yang abstrak dengan fenomena nyata serta
kearifan lokal yang akrab ditemui peserta didik sehari-hari di bumi Flobamora.
Melalui pendekatan berbasis lingkungan sekitar, siswa diajak mengeksplorasi
konsep sains secara aplikatif, seperti prinsip kimia dalam proses pewarnaan
alami tenun ikat, pengolahan nira pohon lontar, hingga pemanfaatan mineral dan
sumber daya alam khas NTT.
Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia SMAN 12
Kupang, Yakomina F. Demang, S.Pd., Gr., menyampaikan apresiasi mendalam
atas terwujudnya kolaborasi lintas jenjang ini. Langkah sinergis bersama
perguruan tinggi ini dinilai memberi dampak nyata terhadap mutu pengajaran
sains di sekolah.
"Penyusunan buku praktikum ini merupakan terobosan
berharga agar peserta didik merasa sains itu dekat, relevan, dan berakar kuat
pada kekayaan budaya daerah sendiri. Kami sangat berharap sinergi positif
bersama Ibu Theresia Wariani dan Ibu Vinsensia H. B. Hayon dari UNWIRA tidak
berhenti di sini, melainkan dapat terus berlanjut ke berbagai agenda riset
terapan, lokakarya guru, hingga pendampingan kegiatan praktikum di masa
mendatang," tutur Ibu Yani F. Demang.
Dari pihak UNWIRA Kupang, keterlibatan aktif para dosen ini
merupakan wujud nyata pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) guna
mendukung transformasi pembelajaran di sekolah menengah. Kehadiran buku
praktikum ini diharapkan dapat menyalakan antusiasme belajar siswa SMAN 12
Kupang agar semakin kritis, kreatif, dan mencintai potensi lokal daerahnya
melalui kacamata ilmu kimia.